mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Arsitektur Rusunawa Seruwei (Arsitektur Hijau). Kota Medan yang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia terus berkembang baik dar segi pembangunan (sarana dan prasarana) maupun jumlah penduduk. Pada tahun 2005, diproyeksikan penduduk Kota Medan mencapai 2,1 jiwa.

Dalam Skripsi Arsitektur Rusunawa Seruwei (Arsitektur Hijau) ini dijelaskan bahwa dibanding hasil Sensus Penduduk tahun 2000 terjadi pertambahan penduduk sebesar 89.329 jiwa (1,61%). Dengan luas wilayah mencapai 262,10 km2, kepadatan penduduk mencapai 7.681 jiwa/km2. Data tersebut menunjukkan Kota Medan belum terlepas dari masalah kekumuhan. Perumahan kumuh banyak terdapat di kawasan Medan Utara seperti di Belawan, Labuhan, Marelan, Tembung, Denai, Sunggal dan Medan Johor.

Bahkan terdapat juga pada daerah pusat Kota Medan. Kawasan kumuh di Utara Medan merupakan perumahan nelayan yang terletak di bantaran sungai Deli. Sedangkan di pusat kota ada di bantaran sungai Babura dan daerah pinggir rel kereta api Hingga 2008, luas wilayah permukiman kumuh di Medan mencapai 403 hektar di 7 kecamatan terdiri dari 18 kelurahan. Luas daerah kumuh di Medan mencapai 15-20 persen atau 403 hektar dengan tingkat pertumbuhan mencapai 1,5 persen pertahun dari total keseluruhan luas daerah tersebut.

Daerah tersebut mencakup 7 kecamatan yakni Medan Area dengan luas daerah kumuh 24.55 Ha dengan 1.625 masyarakat miskin, Medan Denai 107.4 Ha dengan 6.849 masyarakat miskin, Medan Perjuangan 14.30 Ha dengan 1.067 warga miskin, Medan Belawan 61.35 ha dengan penduduk miskin17.716 warga, Medan Deli 112.2 Ha dengan penduduk miskin 25.280 orang, Medan Labuhan 56.5 Ha dengan penduduk miskin 20.599 dan Medan Marelan 27 Ha dengan penduduk miskin 11.931 warga. Pelaksanaan kegiatan NUSSP di Kota Medan sejak 2005 telah mengurangi luasan wilayah kumuh menjadi 360.60 Ha.

Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Suharso Monoarfa, mengatakan kawasan kumuh di Indonesia tercatat seluas 57.000 hektar pada tahun 2009. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang seluas 54.000 hektar. Walaupun menurut BPS jumlah masyarakat miskin menurun dari 35 juta jiwa pada tahun 2008 menjadi 32,5 juta jiwa pada tahun 2009. Namun, kawasan kumuh justru semakin meningkat. Berdasarkan data BPS 2008, terdapat 26,9 juta unit rumah yang tidak layak huni di Indonesia, baik yang semi permanen maupun tidak permanen. Jumlah rumah yang tidak terlayani air bersih sebanyak 9,7 juta unit.

Sedangkan rumah yang tidak mendapatkan listrik sebanyak 3,9 juta unit dan yang tidak terlayani jamban sebanyak 10,5 juta unit. Untuk menata kawasan kumuh, yang paling diperlukan adalah perumahan dan pengendalian alih fungsi, memperbaiki kondisi lingkungan, pemugaran kondisi bangunan, pemeliharaan lingkungan, dan peremajaan terutama daerah kawasan industri yang merupakan kawasan identik dengan lingkungan kumuh dikarenakan kurangnya tempat tinggal bagi para pekerja sehingga menciptakan kawasan kumuh di daerah tersebut.

Kawasan Industri Medan (KIM) adalah sebuah kawasan industri yang terletak di Kelurahan Mabar, Medan Deli. KIM yang mempunyai luas total sebesar 514 hektar dikelola oleh PT. Kawasan Industri Medan, sebuah BUMN. KIM berjarak sekitar 10 km dari pusat kota Medan dan sekitar 15 km dari Pelabuhan Belawan serta terletak dekat dengan pintu Tol Belmera. Sekitar 100 perusahaan menempati kawasan industri ini yang sebagian besar di antaranya adalah perusahaan dalam negeri. Banyaknya perusahaan yang memberikan kesempatan lapangan kerja membuat daerah KIM akan semakin berkembang dengan seiring berjalannya waktu. Karena itu, diperlukannya perumahan untuk dapat menampung para pekerja, terutama rumah sederhana/rumah sangat sedarhana yang dekat dengan tempat mereka bekerja. Skripsi Arsitektur Rusunawa Seruwei (Arsitektur Hijau).

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Filed under: Arsitektur

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!