mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Farmasi ANALISIS FENOBARBITAL DAN DIAZEPAM DALAM SUPLEMEN MAKANAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI. Dibawah ini adalah tujuan penelitian, dan metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini.

TUJUAN PENELITIAN

  1. Memperoleh kondisi yang optimal untuk analisis fenobarbital dan diazepam secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)
  2. Memperoleh metode yang valid untuk analisis fenobarbital dan diazepam secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)
  3. Menganalisis fenobarbital dan diazepam dalam suplemen makanan

METODE PENELITIAN

ALAT
Alat kromatografi kinerja tinggi (Shimadzu, LC-10AD VP) yang dilengkapi dengan detektor UV-Vis (SPD-10A VP, Shimadzu), kolom Kromasil™ LC-18 dengan dimensi kolom 25 cm x 4,6 mm dan ukuran partikel 5 um, serta pemroses data Class LC-10, syringe berukuran 25,0 µL (Hamilton), spektrofotometer UV-Vis (Shimadzu Jasco V-630), kuvet, penyaring fase gerak beserta pompa (Portable Diaphagram Aspirator BMX- 1), ultrasonik (NeY), tabung sentrifugasi dan sentrifugator (Kubota 5100), penyaring sampel Whatman berukuran 0,45 um, timbangan analitik, alat-alat gelas, kertas saring Whatman

BAHAN

Fenobarbital (PT. Kimia Farma), diazepam (PT. Kimia Farma), aquabidestilata (Otsuka), Asetonitril Pro HPLC (Merck), metanol Pro HPLC (Merck), sampel suplemen makanan berupa multivitamin berbentuk tablet dan kapsul dengan enam merk yang berbeda

. CARA KERJA

1. Pembuatan larutan induk standar fenobarbital dan diazepam
Ditimbang secara seksama lebih kurang 10 mg standar fenobarbital dan diazepam, kemudian masing-masing dimasukkan dalam labu tentukur 50-mL dan dilarutkan dengan metanol sampai batas. Diperoleh konsentrasi fenobarbital dan diazepam masing-masing lebih kurang 0,2mg/mL. Lakukan pengenceran untuk mendapatkan larutan dengan konsentrasi tertentu.

2. Pencarian kondisi analisis optimum untuk analisis fenobarbital dan diazepam dalam suplemen makanan

a. Penetapan panjang gelombang analisis

Larutan induk standar fenobarbital dan diazepam masing-masing diencerkan dengan metanol hingga diperoleh konsentrasi masing- masing lebih kurang 40 µg/mL untuk fenobarbital dan 5 µg/mL untuk diazepam. Kemudian dibuat spektrum serapannya dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-380 nm.

b. Pemilihan fase gerak dan kecepatan alir untuk analisis fenobarbital dan diazepam dalam suplemen makanan

Dibuat larutan campuran fenobarbital dan diazepam masing- masing dengan konsentrasi lebih kurang 5 µg/mL untuk fenobarbital dan 2 µg/mL untuk diazepam dengan cara mengencerkan larutan induk standar yang telah dibuat dalam metanol. Kemudian sebanyak 20,0 µL larutan diinjeksikan pada alat KCKT. Parameter yang diubah adalah komposisi fase gerak dan kecepatan alir. Fase gerak yang dicobakan untuk proses elusi dibuat dengan komposisi sebagai berikut:

a. Asetonitril-air (55:45, v/v)
b. Metanol-air (70:30, v/v)
c. Metanol-air (80:20, v/v)

Elusi dengan komposisi fase gerak yang berbeda-beda ini dilakukan dengan kecepatan alir 0,5 mL/menit dan dideteksi pada panjang gelombang UV optimum yang diperoleh pada percobaan a. Selanjutnya dilakukan juga elusi dengan kecepatan alir 0,6mL/menit.

Elusi dengan kecepatan alir yang berbeda ini dilakukan dengan fase gerak terpilih pada percobaan sebelumnya, dan dideteksi pada panjang gelombang UV optimum yang diperoleh pada percobaan Masing-masing kondisi di atas dicatat waktu retensinya, dihitung faktor ikutan, resolusi dan jumlah lempeng teoritis.

Kondisi terpilih adalah kondisi yang menunjukkan harga lempeng teoritis (N) yang besar, HETP kecil, resolusi yang paling baik, faktor ikutan yang rendah, serta waktu retensinya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama.

Demikian tadi adalah tujuan penelitian, dan metode penelitian yang digunakan dalam Skripsi Farmasi ANALISIS FENOBARBITAL DAN DIAZEPAM DALAM SUPLEMEN MAKANAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI ini, semoga berguna bagi para mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Artikel lainnya:

Filed under: Farmasi

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!