mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Psikologi Gambaran Konflik Pernikahan pada Pasangan Berlatar Belakang Etnis Jawa-Batak. Pernikahan multikultur merupakan pernikahan yang terjadi antara pasangan yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda (Tseng, 1997), dimana dalam kasus ini menyatukan antara pria Jawa dengan wanita Batak.

Dalam Skripsi Psikologi Gambaran Konflik Pernikahan pada Pasangan Berlatar Belakang Etnis Jawa-Batak ini dijelaskan bahwa menurut Bratawijaya (1997) orang Jawa dikenal dengan sifat yang ramah, sabar dan tidak mau berkonflik. Berbeda dengan Jawa, orang Batak cenderung bersifat tegas, bersuara keras dan tidak mau mengalah (Tinambunan, 2010). Ketika pasangan ini menikah, akan terjadi penyatuan pola fikir dan perbedaan cara hidup sehingga harus melakukan penyesuaian pernikahan dan apabila gagal akan muncul konflik. Konflik pernikahan adalah konflik yang melibatkan pasangan suami istri dimana konflik memberikan efek atau pengaruh yang signifikan terhadap relasi kedua pasangan (Sadarjoen, 2005).

Terdapat tiga metode menghadapi konflik dalam pernikahan, yaitu avoidance, ventilation & catharsis, dan constructive & destructive. Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap konflik ada sumber yang melatarbelakanginya. Terdapat empat sumber konflik, yaitu sumber pribadi, fisik, hubungan interpersonal dan lingkungan (Degenova, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik pernikahan pada pasangan yang berlatar belakang etnis Jawa-Batak. Penelitian Skripsi Psikologi Gambaran Konflik Pernikahan pada Pasangan Berlatar Belakang Etnis Jawa-Batak ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Jumlah responden adalah empat orang, yang terdiri dari dua pasang suami istri Jawa dan Batak.

Adapun yang menjadi karakteristik responden dalam penelitian Skripsi Psikologi Gambaran Konflik Pernikahan pada Pasangan Berlatar Belakang Etnis Jawa-Batak ini adalah pasangan suami istri, dimana suami Jawa dan istri Batak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata individu yang berlatar belakang etnis Jawa yaitu suami cenderung menghadapi konflik dengan cara avoidance, sedangkan pada individu yang berlatar belakang etnis Batak yaitu istri cenderung menghadapi konflik dengan cara destructive dengan menyerang pasangannya. Namun begitu, metode constructive dan ventilation and catharsis beberapa kali ditemukan muncul pada setiap individu tetapi tidak dominan. Secara umum sumber pribadi, fisik, hubungan interpersonal, dan lingkungan melatarbelakangi terjadinya konflik pada pasangan I. Namun pada pasangan II, sumber yang mendominasi terjadinya konflik adalah sumber fisik dan hubungan interpersonal.

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Filed under: Psikologi

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!