mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Psikologi Lengkap – Hubungan Interrole Conflict Dengan Komitmen Organisasi PadaWanita Bekerja. Komitmen organisasi merupakan sikap pekerja terhadap organisasi tempatnya bekerja (Baron, 2004). Menurut Van Dyne dan Graham (dalam Coetze, 2005) komitmen organisasi dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu personal factors, situational factors dan positional factors.

Dari faktor personal akan timbul dua keadaan eksternal yang akan mempengaruhi proses komitmen (Chusmir, 1986) yaitu situasi keluarga dan situasi pekerjaan. Dalam situasi keluarga diketahui bahwa wanita yang menikah mengalami konflik peran yang lebih tinggi dari pada wanita yang tidak menikah (Herman dan Gyllstrom, dalam Chusmir, 1986) dan lebih tidak puas terhadap pekerjaan mereka dibanding wanita yang tidak menikah.

Ketika seorang wanita menikah yang bekerja mengalami tuntutan peran yang mengakibatkan ketidaksesuaian antara peran di tempat kerja dan peran dikeluarga, maka keadaan inilah yang disebut sebagai interrole conflict. Interrole conflict dapat diartikan sebagai tekanan peran yang terjadi karena keanggotaan di salah satu organisasi bertentangan dengan tekanan dari keanggotaan di organisasi lainnya (Kahn, 1964).

Dalam penelitian ini, komitmen organisasi merupakan dependen variabel dan interrole conflict adalah independen variabel. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wanita bekerja dan sampel diambil berdasarkan karakteristik dari populasi yaitu: wanita bekerja dengan status telah menikah, berusia 20-40 tahun, dan bekerja di bagian marketing. Sampel diperoleh melalui tehnik nonprobability sampling secara incidental sampling dan berjumlah 150 orang.

Alat ukur yang dipergunakan berbentuk skala Likert, yaitu skala komitmen organisasi dan skala interrole conflict. Pengukuran reliabilitas menggunakan metode alpha cronbach dan validitas dengan professional judgement. Hasil utama penelitian menunjukkan hubungan yang negatif dengan nilai korelasi (rxy) sebesar -4,26 dengan nilai p = 0.000 yang < 0,01 , yang berarti semakin tinggi interrole conflict semakin rendah komitmen organisasi pada wanita bekerja. Sebaliknya semakin rendah interrole conflict semakin tinggi komitmen organisasi pada wanita bekerja. Kontribusi interrole conflict terhadap komitmen organisasi sebesar 18 %. Hal ini terlihat dari R-Square yang diperoleh dari hubungan interrole conflict dengan komitmen organisasi sebesar 0,18.

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Filed under: Psikologi

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!