mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Teknik Sipil PENGARUH VOUTE PADA SEISMIC PERFORMANCE LEVEL DARI PORTAL BETON BERTULANG . Dibawah ini adalah tujuan penelitian, batasan masalah, hipotesis dan hal penting lainnya yang penting untuk disimak dibawah ini.

TUJUAN PENELITIAN
Melakukan analisa struktur portal beton bertulang biasa dan portal beton bertulang dengan voute, kemudian melakukan analisa push – over untuk mendapatkan seismic performance level dari bangunan tersebut dan membandingkannya dengan melakukan variasi terhadap ukuran voute serta lokasi voute, kemudian melihat seberapa besar pengaruh voute pada join balok – kolom dalam seismic performance level dari suatu bangunan.

PEMBATASAN MASALAH
Pada skripsi ini, penulis menggunakan model struktur berupa bangunan gedung 5, 7 dan 9 lantai, dimana setiap bangunan gedung tersebut direncanakan secara konvensional dengan menggunakan program ETABSv9.0.7, dan bangunangedung tersebut harus memenuhi persyaratan – persyaratan yang terdapatdalam peraturan yang berlaku di Indonesia.

METODE PEMECAHAN MASALAH
Pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan program ETABSv9.0.7dan SAP 2000v11 yang mempunyai kemampuan untuk menganalisa strukturbaik secara linier maupun non – linier.

HIPOTESIS
Pengaruh voute pada join balok-kolom sangat signifikan dalam halmeningkatkan seismic performance level dari suatu bangunan. Dengan adanyavoute, maka kapasitas struktur dalam menahan beban gempa menjadi lebihbesar, sehingga struktur menjadi lebih kuat dalam menahan beban gempa yangdiberikan.

Garis Besar Penelitian
Adapun tahapan pokok yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah:

  1. Tahapan pertama dalam penelitian ini adalah melakukan pemodelan struktur gedung 3 dimensi dengan menggunakan ETABSv9.0.7. Dalamhal ini, model struktur yang direncanakan merupakan bangunan gedungyang terdiri atas 5 lantai, 7 lantai dan 9 lantai.
  2. Tahapan kedua adalah melakukan analisa beban gempa secara dinamikterhadap model struktur gedung.
  3. Tahapan ketiga adalah melakukan pengecekan konvensional terhadapmodel struktur, untuk melihat apakah model struktur memenuhipersyaratan – persyaratan yang terdapat dalam peraturan. Pengecekantersebut mencakup: a. Pengecekan analisa beban gempa dinamik terhadap bebangempa statik, b. Pengecekan eksentrisitas bangunan dan eksentrisitas rencana, c. Pengecekan drift bangunan
  4. Tahapan keempat adalah melakukan perencanaan tulangan untuk balokdan kolom, dimana perencanaan tulangan tersebut harus memenuhipersyaratan yang tertera dalam peraturan.
  5. Tahapan kelima adalah melakukan pemodelan struktur portal 2D darigedung yang ditinjau, dimana data – data mengenai penulangan untukbalok dan kolom menggunakan hasil perencanaan tulangan yangdiperoleh pada tahap 3.
  6. Tahapan keenam adalah melakukan analisa push – over dengan SAP2000, sehingga diperoleh kurva kapasitas dari struktur, dan dapat dilihatjuga bagaimana kondisi sendi plastis yang terjadi, kemudianberdasarkan kondisi sendi plastis yang terjadi tersebut dapat ditentukankondisi leleh dan kondisi ultimate dari struktur.
  7. Tahapan ketujuh adalah memberikan voute pada join balok kolominterior pada setiap model struktur yang ada baik ETABS maupunSAP2000, serta melakukan variasi ukuran voute pada model struktursehingga dapat ditentukan seismic performance level yang paling baikdari ukuran – ukuran voute yang ada.
  8. Tahapan kedelapan adalah memberikan voute pada join balok kolomeksterior pada setiap model struktur yang ada, yang ada baik ETABSmaupun SAP2000, serta melakukan variasi ukuran voute pada modelstruktur, kemudian membandingkan seismic performance level yangdidapatkan dengan seismic performance level yang diperoleh padatahap 7.
  9. Tahapan kesembilan adalah memberikan voute pada join balok kolominterior dan eksterior pada setiap model struktur yang ada, yang adabaik ETABS maupun SAP2000, serta melakukan variasi ukuran voutepada model struktur, kemudian membandingkan seismic performancelevel yang didapatkan dengan seismic performance level yang diperolehpada tahap 7 dan 8.
  10. Tahapan kesepuluh adalah membandingkan hasil yang diperoleh padatahap 7, 8 dan 9, kemudian melakukan analisa terhadap hasil yangdiperoleh untuk mendapatkan kesimpulan.

Dibawah ini adalah tujuan penelitian, batasan masalah, hipotesis dan hal penting lainnya yang penting dalam Skripsi Teknik Sipil PENGARUH VOUTE PADA SEISMIC PERFORMANCE LEVEL DARI PORTAL BETON BERTULANG ini yang dapat berguna bagi para mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Artikel lainnya:

Filed under: Sipil

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!