mini-sl

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Teknik Sipil STUDI PERILAKU KUAT GESER PADA BETON DENGAN MENGGUNAKAN SERAT KAWAT BENDRAT . Berikut ini uraian tentang perumusan masalah, tujuan penelitian dan masih banyak lagi tentang skripsi ini

Perumusan masalah
Masalah yang akan dibahas dalam Skripsi Teknik Sipil ini adalah sebagai berikut :
Bagaimana pengaruh penambahan fiber bendrat pada beton biasa terhadap kuat geser beton?
Berapa persentase penambahan fiber bendrat optimum terhadap jumlah semen sebagai serat dalam campuran beton?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk memperbaiki sifat geser dari beton dengan cara menambahkan serat kawat bendrat. Selain itu, akan diteliti juga persentase optimum dari jumlah kawat bendrat terhadap jumlah semen pada beton normal.

Hipotesis

Baja memiliki sifat tarik yang baik. Uji geser memiliki korelasi dengan nilai dari kuat tarik. Nilai kuat geser dari sampel beton yang diberi penambahan serat kawat bendrat akan mengalami kenaikan dibandingkan dengan beton biasa tanpa penambahan kawat bendrat. Hal ini disebabkan sifat tarik dari beton meningkat.

Batasan Masalah

Untuk memperjelas Skripsi Teknik Sipil sifat-sifat mekanis pada beton biasa dengan menggunakan serat kawat bendrat ini serta menghindari kesamaan dengan penelitian-penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, maka diberlakukan pembatasan-pembatasan sebagai berikut:

Spesifikasi sampel beton:

  1. Semen yang digunakan adalah semen tipe PCC Portland Concrete Cement dengan merk Tiga Roda dari Indocement.
  2. Agregat kasar menggunakan batu pecah ex Rumpin dari Batching Plant Adhimix Lenteng Agung dengan ukuran maksimum 25 mm dan tertahan saringan no 4 ASTM.
  3. Agregat halus menggunakan pasir alam dari Cimangkok dengan ukuran maksimum 4,75 mm, lolos saringan no 4 ASTM.
  4. Air menggunakan air PDAM dari laboratorium bahan dan material jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia Depok
  5. Fly ash berasal dari PLTU Suralaya dengan spesifikasi pada lampiran.
  6. Serat menggunakan kawat bendrat yang digunakan sebagai serat pada beton adalah kawat bendrat yang telah dipotong-potong sepanjang 3 cm ± 0,1 cm dengan diameter 0,80-1,00 mm.
  7. Persentase serat kawat bendrat dalam beton adalah 0%, 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12%
  8. Fc’ yang digunakan adalah 25 MPa
  9. Rasio air-semen (W/C Ratio) yang digunakan pada kisaran 0,5
  10. Slump rencana adalah 15 cm ± 2 cm dan pada praktiknya dipertahankan berada pada kisaran tersebut dengan kemungkinan w/c berubah namun tidak signifikan
  11. Sampel beton yang digunakan untuk uji kuat geser langsung berupa bentuk kubus berdimensi 30 cm x 15 cm x 10 cm.
  12. Sampel beton yang digunakan untuk uji kuat geser langsung berupa beton double-L berdimensi 30 cm x 25 cm x 7,5 cm

Penelitian Laboratorium

  1. Penelitian yang dilakukan terhadap semen mencakup konsistensi dan waktu ikat semen.
  2. Skripsi Teknik Sipil yang dilakukan terhadap agregat kasar mencakup berat isi, kadar air, abrasi, analisa saringan, specific gravity, dan absorbsi.
  3. Penelitian yang dilakukan terhadap agregat halus mencakup berat isi, kadar air, analisa saringan, specific gravity, absorbsi, pemeriksaan kotoran organik, dan kadar lumpur.
  4. Pengujian slump.
  5. Pengujian kuat geser kubus dan kuat geser double-L beton pada umur beton 28 hari
  6. Metode pengujian menggunakan standar ASTM (American Society for Testing and Materials) dan ACI (American Concrete Institute).

Demikian tadi beberapa point penting dalam Skripsi Teknik Sipil STUDI PERILAKU KUAT GESER PADA BETON DENGAN MENGGUNAKAN SERAT KAWAT BENDRAT ini. Semoga Bermanfaat.

Dapatkan koleksi 5.500 skripsi super lengkap dan berkualitas mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka untuk semua jurusan. Silahkan lihat atau klik di sini.


Artikel lainnya:

Filed under: Sipil

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!